Mengenal Jarvis Balanced Fund, Perusahaan Reksadana Populer di Indonesia

510 views

Danareksa.iskandarnote.com Simak Mengenal Jarvis Balanced Fund – para investor yang telah berkecimpung di dunia reksadana tentu sudah cukup familiar dengan Jervis Balanced Fund, yaitu salah satu reksadana populer di Indonesia.

Ya, Jarvis Balanced Fund adalah perusahaan reksadana campuran yang lahir pada Mei 2019. Kinerja yang ditunjukkan pada produk reksadana yang dikelola Jervis Asset Management pun terlihat begitu prima dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan, dalam satu tahun terakhir, return yang dihasilkan dari investasi reksadana Jervis sangat menggiurkan, yakni mencapai 89,36%. Sayangnya, bulan terakhir dalam sepanjang tahun ini, Jervis menunjukkan imbal balik negatif 9,96%.

Meski begitu, Mengenal Jarvis Balanced Fund grafik masih cukup bagus. Jika diperhitungkan sejak awal peluncurannya hingga saat ini, perusahaan reksadana ini telah memberi imbalan 95,57%.

Read:   Ini Dia Alasan Kenapa Kamu Harus Berinvestasi di Reksadana

Tak tanggung-tanggung, kinerja reksadana dengan pembelian awal minimum Rp. 1 juta di Bareksa bahkan pernah menunjukkan imbal balik sebesar 110 persen. Meroketnya persentase imbal balik reksadana tersebut terjadi pada 6 Agustus 2021 lalu.

Kinerja Jervis Balanced Fund

Mungkin banyak diantara kalian yang bertanya-tanya, apa rahasia kinerja perusahaan reksadana ini hingga selalu prima, dan bagaimana Jervis Balanced Fund portofolionya?

Ketika dilihat dari Jarvis Balanced Fund fact sheet per Juli 2021, sejatinya perusahaan ini tidak selalu prima. Ini bisa dilihat dari grafik kinerja bulanannya, yang mana Jervis perah beberapa kali mengalami penurunan indeks.

Catatan kinerja di bawah indeks acuan ini sangat terlihat saat bulan Maret 2020 ketika Jervis Balanced mengalami minus hingga 10%. Catatan serupa juga terjadi beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada Oktober 2019 dan Januari-Februari 2020.

Read:   Saham Siritex (SRIL) Terkena Potensi Delisting Setelah Enam Bulan Suspensi

Pada bulan September 2020, Jervis kembali mengalami penurunan kinerja, namun masih berada di angka yang cukup bisa ditolerin.

Baru pada Oktober 2020, Jervis Balanced Fund mulai terlihat sumringah setelah menggandeng Deutsche Bank AG sebagai bank custodian. Kinerjanya tampak mentereng dan naik jauh di atas indeks acuan.

Dana Kelolaan dan Alokasi Aset

Asset under management atau dana kelolaan dari Jervis Balanced Fund sudah mencapai Rp. 820,58 miliar per Agustus 2021. Nilai tersebut melesat tinggi dibanding bulan sebelumnya dengan nilai Rp. 613,31 miliar. Artinya, dalam kurun waktu satu bulan, dana kelolaan Jervis Balanced mengalami lonjakan hingga 33,7%.

Yang lebih menakjubkan, pada Desember 2020 lalu, dana kelolaan Jervis masih berada di angka Rp. 51,9 miliar. Jadi, jika dibandingkan dengan jumlah dana per Agustus 2021, terdapat peningkatan sebesar 1.481% atau setara 16 kali lipat. Atau jika dibandingkan dengan dana kelolaan pada Agustus 2020 yang masih Rp. 45,1 miliar, kenaikannya mencapai 18 kali lipat.

Read:   Jam Bursa Saham Buat Kamu Para Trader

Beralih ke alokasi aset, komposisi saham terlihat meningkat dari 53,25 persen per Januari 2021, menjadi 65,4 pada Juli 2021. Hal sebaliknya terjadi instrument pasar uang yang tampak mengalami penurunan dari 46,75 menjadi 33,6 persen per Januari-Juli 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published.