Ini Dia Alasan Kenapa Kamu Harus Berinvestasi di Reksadana

177 views

Danareksa.iskandarnote.com Alasan Berinvestasi di Reksadana -Untuk kamu yang sudah masuk dalam dunia investasi, mungkin reksadana menjasi salah satu intrumen yang dianggap menarik. Ya, ada banyak alasan kenapa kamu harus berinvestasi di reksadana, khususnya bagi investor pemula.

Intrumen investasi satu ini tentunya memiliki banyak kelebihan yang dapat kamu rasakan apabila menggunakannya. Seperti serbaguna, mudah, terdiversifikasi, dan dikelola secara professional dan lain sebagainya.

Kelebihan Reksadana Dibanding Instrumen Investasi Lain

Beberapa hal berikut masih menjadi alasan mengapa reksadana menjadi pilihan menarik bagi sebagian investor, khususnya para pemula.

Fleksibel

Alasan yang pertama adalah fleksibel, kamu bisa memilih berinvestasi hanya dalam satu dana atau berbagai macam dana. Tabungan jangka panjang, setoran otomatis, tabungan jangka pendek, anuitas, strategi investasi tak terbatas dan dividen menjadi alasan kenapa reksadana harus dipilih.

Read:   Perkembangan Reksadana Syariah di Indonesia Dalam 5 Tahun Terakhir

Terdiversifikasi

Alasan ini mungkin menjadi tol0k ukur bagi para investor lama, karena sifat reksadana sebagai investasi yang dikelola dan dikumpulkan ini memenuhi salah satu standar investasi paling cerdas.

Untuk yang belum tau definisi terdiversifikasi, jadi terdiversifikasi maknanya menyebarkan risiko pasar dengan memegang berbagai sekuritas dan bukan hanya beberapa.

Alasan terdiversifikasi penting karena dalam menyimpan uang hanya dalam satu atau dua sekuritas biasa memiliki risiko yang yang cukup tingi.

Contohnya, kamu memiliki beberapa saham dari pembelian di pasar saham, kemudian saham tersebut mengalami penurunan harga yang signifikan dalam waktu singkat. Maka protofolio kamu akan mendeteksi penurunan nilai yang besar.

Mudah

Untuk para pemula dan baru saja turjun ke dunia investasi, mungkin akan kesulitan dalam membangun portofolio saham dan obligasi. Tantangan besar yang sering dialami adalah usaha, waktu, dan pengetahuan dalam meneliti dan menganalisis banyak saham.  

Read:   Saham Siritex (SRIL) Terkena Potensi Delisting Setelah Enam Bulan Suspensi

Selain itu, kamu juga perlu memikirkan semua trade yang harus dilakukan untuk membangun portfolio positif.

Tapi, untuk investasi reksadana kamu bisa memulai dengan satu bidang/jenis saja. Meski begitu, kamu perlu mempelajari lebih lanjut atau melakukan riset agar dapat menemukan jenis reksadana yang memenuhi target dan sesuai dengan tingkat risiko.

Itu adalah beberapa alasan berinvestasi di reksadana yang bisa menjadi pertimbangan kamu untuk menggelontorkan modal kamu di reksadana. Meski reksadana murah dan gampang untuk dipahami, tetapi kamu perlu jeli dalam menentukan emiten yang paling sesuai dengan tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.