Memasuki Tahun 2022, Ini Dia Persiapan Para Investor Reksadana

380 views

HomePersiapan Para Investor Reksadana -Di tahun 2022 ini para investor reksa dana mendapat berita bagus, pasalnya reksa dana yang berbasis saham dipercayai akan lebih baik ketimbang reksa dana yang berbasis obligasi. Mengapa demikian?

Beberapa faktor yang menunjang pendapat di atas adalah karena dari tingginya harga komoditas, saham akan ditopang lebih banyak sentiment positif seperti aktivitas ekonomi yang semakin membaik mendekati normal, dan juga peluang para emiten membuka laporan keuangan yang lebih baik.

Dengan beberapa faktor tersebut, reksa dana yang berbasis obligasi akan diperkirakan cukup sulit untuk mempertahankan posisinya. Walapun demikian, reksa dana berbasis obligasi pada beberapa tahun belakangan sudah memberikan kinerjanya yang cukup baik.

Read:   Tips Berinvestasi di Danareksa Bagi Pemula

Tapering yang dipercepat dan rencana kenaikan suku bunga dari berbagai bank sentral di seluruh dunia menjadi hal yang menyebabkan kesulitan bagi reksa dana berbasis obligasi untuk bersaing dengan reksa dana berbasis saham.

Memasuki tahun 2022, bagaimana persiapan para investor reksa dana? Dan berikut adalah outlook dari masing-masing jenis reksa dana.

Reksa Dana Saham

Walaupun kinerja reksa dana saham masih kalah dengan IHSG pada beberapa tahun terakhir, reksa dana yang berbasis saham diperkirakan menjadi jenis yang akan membuka kinerja baik pada tahun 2022.

Minim atau tidak adanya sektor teknologi atau terkait digital dalam portofolio investasi menjadi salah satu penyebab utama performa dari banyaknya reksa dana berbasis saham masih di bawah IHSG.

Read:   Ini Dia Alasan Kenapa Kamu Harus Berinvestasi di Reksadana

Reksa Dana Campuran 

Fluktuasi harga reksa dana saham yang terlalu tinggi menjadikan para investor yang moderat atau investor agresif merasa kurang nyaman. Walaupun demikian, sebenarnya para investor dapat mempertimbangkan reksa dana campuran sebagai portofolio utamanya.

Umumnya dalam reksa dana campuran bobot dari saham akan lebih dominan dibandingkan dengan obligasi. Hal ini juga yang menyebabkan pergerakannya cukup fluktuatif dan searah dengan IHSG.

Selain kedua outlook di atas, masih ada dua outlook lain yaitu, reksa dana pasar uang, reksa dana “Income Fund”, dan juga reksa dana pendapatan tetap. Selain itu asset alokasi juga sangat penting, dengan seiring berjalannya waktu, pemahaman terhadap produk investasi, factor usia, kinerja pasar, dan reksa dana yang dapat menjadikan perubahan dari asset alokasi.

Read:   5 Saham Meroket Jadi Top Gainer Sejak Layanan Indosat GIG Tutup

Demikian pembahasan mengenai Persiapan Para Investor Reksadana dalam menghadapi pasar saham di tahun 2022 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.