Jenis-jenis Investasi Reksadana Yang Wajib Di Pahami

661 views

HomeJenis-jenis Investasi Reksadana -Reksadana dikenal sebagai salah satu jenis investasi yang menjanjikan keuntungan bagi siapapun yang menjalankannya. Karenanya, tak heran jika investasi reksadana sangat diminati oleh masyarakat.

Modal yang dibutuhkan untuk investasi reksadana ini juga tidak terlalu besar dan relatif terjangkau bahkan untuk kalangan masyarakat menengah sebagai salah satu passive income yang memiliki potensi keuntungan.

Selain itu, para investor reksadana pun tak harus memiliki keahlian khusus atau bahkan yang sudah berpengalaman, bahkan untuk masyarakat ataupun investor yang masih pemula sekalipun, investasi reksadana tetap memberikan profit yang menggiurkan.

Menentukan Jenis Investasi Reksadana

Ada begitu banyak jenis investasi reksadana yang bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan, meski demikian dalam menentukan jenis investasi reksadana harus disesuaikan dengan karakter dari resiko masing-masing investor. Selain itu, disesuaikan pula dengan karakter ataupun iklim investasi reksadana yang berlaku atau yang diminati oleh masyarakat Indonesia selaku investornya.

Read:   Manfaat Buah Semangka

Hal ini agar modal yang dijadikan sebagai investasi bisa bekerja maksimal dan memberikan keuntungan yang besar untuk siapapun investor yang bermain di reksadana ini.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk terjun di investasi reksadana, kamu sudah benar-benar memahami jenis investasi reksadana apa dan bagaimana yang akan kamu pilih sebagai sumber penghasilan baru buat kamu.

Jenis-jenis Investasi Reksadana

Setelah mengetahui tujuan dan resiko pada setiap jenis investasi reksadana, tahap selanjutnya adalah menentukan jenis investasi reksadana yang tepat untuk kamu. Terdapat banyak jenis investasi reksadana, hanya saja terdapat empat jenis reksadana yang sangat populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah penjelasan tentang jenis-jenis investasi reksadana :

Investasi Reksadana Pasar Uang

Investasi reksadana pasar uang menjadi salah satu yang diminati oleh para investor khususnya investor yang masih dalam tahap belajar atau pemula. Reksadana pasar uang memiliki tingkat resiko yang sangat rendah namun menjanjikan keuntungan investasi yang sangat besar bahkan jauh melampaui nilai bunga deposito.

Read:   How To Choose Web Hosting

Umumnya, reksadana pasar uang banyak diinvestasikan dalam bentuk surat utang berharga dengan tempo kurang dari satu tahun. Produknya, seperti sertifikat Bank Indonesia (SBI) maupun sertifikat deposito.

Investasi Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap memiliki karakter yang sama dengan pasar uang dalam hal minimnya resiko namun menjanjikan profit yang besar. Sasaran investasi reksadananya adalah surat utang jangka panjang.

Reksadana pendapatan tetap memang lebih banyak menempatkan modalnya ke obligasi baik yang dikelola oleh pemerintah maupun oleh swasta dengan trend pergerakan yang selalu stabil dalam hal bunganya, meskipun tenor atau jangka waktunya relatif lama.

Investasi Reksadana Campuran

Reksadana campuran memang cenderung menempatkan modal investornya ke saham atau pasar modal, sehingga resikonya juga sedikit lebih tinggi dibanding dua reksadana sebelumnya. Alokasi dana dari investor memang lebih banyak ditempatkan di pasar modal baik saham, pasar uang maupun obligasi.

Read:   5 Saham Meroket Jadi Top Gainer Sejak Layanan Indosat GIG Tutup

Investasi Reksadana Saham

Reksadana jenis ini memang cenderung dijalankan oleh investor yang sudah masuk level mahir dan cenderung agresif karena reksadana saham memiliki faktor resiko dan keuntungan yang sama-sama besar.

Hal ini sangat beralasan karena reksadana saham memang dominan menempatkan modal investor ke saham, dan sebagian kecil lainnya ke pasar uang,

Dengan investasi reksadana saham ini, kamu sebagai investor juga berhak atas perusahaan tempat kamu menanamkan modal meski demikian hak dalam hal pengelolaan perusahaannya juga disesuaikan dengan besar saham yang kamu investasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.